LIPUTAN KEGIATAN
Kebaktian Bulanan Kaum Bapak dan Keluarga
HKBP Ressort Slipi, Jakarta
Kamis, 2 Juli 2026 | Pukul 18.00 WIB | Didahului Makan Malam Bersama
Tema: “Kesetiaan Kaum Bapak dalam Pernikahan dan Kekudusan Hidup”

LAPORAN KEGIATAN
Seksi Ama (Kaum Bapak) HKBP Slipi menyelenggarakan Kebaktian Bulanan Kaum Bapak dan Keluarga pada Kamis malam, 2 Juli 2026, pukul 18.00 WIB, bertempat di gedung HKBP Ressort Slipi, Jakarta. Kegiatan yang didahului dengan makan malam bersama ini menjadi ajang pembinaan rohani sekaligus penguatan ikatan persaudaraan antar keluarga jemaat. Tuan rumah adalah seluruh Kaum Bapak Wijk II dan Wijk IV.
Kebaktian berlangsung khidmat, hangat, dan penuh semangat. Para peserta — kaum bapak dan ibu dari berbagai wijk — hadir dengan antusias dan menyimak dengan penuh perhatian setiap materi yang disampaikan pengkhotbah, sesuai dengan visi transformasi HKBP 2024–2028 berdasarkan Roma 12:2.
SESI KHOTBAH — MERAWAT PERKAWINAN

Foto di atas mengabadikan momen inti kebaktian — sesi penyampaian Firman Tuhan. Pdt. Daniel berdiri tegak memegang mikrofon berwarna oranye, mengenakan jas hitam dengan kalung pastor putih, menyampaikan materi dengan gestur tangan yang komunikatif dan ekspresif.
Di layar proyektor sebelah kanan tampak jelas slide bertuliskan “3 — SEKOLAH SEUMUR HIDUP” dilengkapi gambar dua pelajar yang sedang belajar bersama — salah satu dari empat lukisan perkawinan Kristen yang diuraikan dalam khotbah. Di meja depan yang dilapisi taplak merah-oranye, duduk dua orang pendamping: di sebelah kiri seorang pria berkacamata berbaju batik cokelat, dan seorang pria berbaju navy yang mengelola laptop untuk operasional tayangan slide. Di lantai depan panggung terdapat proyektor putih yang memancarkan tayangan ke layar.
“Perkawinan kita tidak pernah bisa sempurna, namun kita berhak bahagia.”
— Pdt. Daniel Taruli Asi Harahap, M.Th.
INTI KHOTBAH: MERAWAT PERKAWINAN — IBRANI 13:4
Pdt. Daniel menguraikan empat pokok bahasan utama secara sistematis, dilengkapi tayangan presentasi yang dirancang dengan baik sehingga memudahkan peserta memahami dan mengingat pesan firman Tuhan.
1. Empat Prinsip Perkawinan (Markus 10:6-9)
● Setara — Suami dan istri diciptakan sederajat di hadapan Allah.
● Otonom — Pasangan meninggalkan keluarga asal untuk membangun rumah tangga mandiri.
● Tunggal — Keduanya menjadi satu daging dalam ikatan yang menyeluruh.
● Final — Apa yang dipersatukan Allah tidak boleh diceraikan manusia.
2. Empat Lukisan Perkawinan Kristen
● Rumah yang sedang dibangun — proses berkelanjutan yang memerlukan kerja sama aktif kedua belah pihak.
● Perahu yang sedang berlayar — membutuhkan kemudi arah, kompas iman, dan jangkar komitmen.
● Sekolah seumur hidup — pasangan terus bertumbuh dan saling belajar dalam setiap musim kehidupan.
● Jembatan penghubung — menghubungkan dua pribadi dan dua keluarga besar dalam satu ikatan kasih.
3. Empat Tujuan Perkawinan
● Kesenangan — merayakan kebersamaan dalam suka dan duka.
● Keturunan — melahirkan dan membesarkan generasi penerus iman.
● Keamanan — memberikan rasa aman, terlindungi, dan diterima satu sama lain.
● Persekutuan — membangun relasi yang dalam antara suami, istri, dan Allah.
4. Empat Pegangan Perkawinan Kristen
● Perjanjian (Covenant) — bukan sekadar kontrak yang bisa diputus, melainkan covenant di hadapan Allah.
● Persahabatan — lebih dari sekadar peran suami-istri atau ayah-ibu; pasangan adalah sahabat sejati.
● Perayaan Kehidupan — bukan hanya pesta sesaat, melainkan perayaan seumur hidup bersama.
● Lambang Kasih & Kesetiaan Kristus — perkawinan adalah cermin kasih Kristus kepada jemaat-Nya.
5. Tantangan Perkawinan Masa Kini
Pdt. Daniel menyoroti dua tantangan nyata yang dihadapi keluarga Kristen saat ini: pertama, tabu bicara seksualitas di lingkungan gereja yang justru membuat jemaat tidak memiliki informasi akurat — padahal seksualitas adalah ciptaan Allah yang baik dan indah namun harus dihayati dalam perjanjian kasih perkawinan yang kudus. Kedua, bahaya pornografi yang menumpang pada setiap kemajuan teknologi dan menjadi ancaman serius bagi kekudusan dan kesetiaan dalam perkawinan Kristen.
FOTO BERSAMA PESERTA KEBAKTIAN

Foto bersama di penghujung kebaktian mengabadikan momen kebersamaan yang hangat dan penuh sukacita. Tampak sekitar 30 peserta lebih — kaum bapak dan ibu dari berbagai wijk — berkumpul di depan altar gereja. Sebagian besar peserta mengacungkan jempol sebagai ungkapan sukacita dan apresiasi atas kegiatan yang bermakna ini.
Di barisan tengah tampak Pdt. Daniel Taruli Asi Harahap, M.Th. selaku pengkhotbah, mengenakan jas hitam dengan kalung salib pendeta, berdiri di posisi sentral bersama para pemimpin jemaat. Latar belakang foto memperlihatkan interior gedung HKBP Ressort Slipi yang megah — dinding marmer, mimbar kayu berukir, dan layar proyektor — mencerminkan suasana ibadah yang khidmat namun penuh keakraban.
“Kehadiran yang antusias dan ekspresi sukacita peserta mencerminkan bahwa kebaktian ini bukan sekadar formalitas, melainkan benar-benar menyentuh kehidupan nyata keluarga jemaat.”
— Catatan Jurnalis
PENUTUP
Kebaktian Kaum Bapak dan Keluarga bulan Juli 2026 ini menjadi bukti nyata komitmen HKBP Ressort Slipi dalam membina kehidupan keluarga jemaat secara holistik — rohani, relasional, dan praktis. Melalui kegiatan ini, diharapkan para kaum bapak semakin diteguhkan imannya, persekutuan semakin erat, dan peran mereka sebagai imam, pemimpin, serta teladan iman semakin nyata dalam keluarga dan jemaat.
Dilaporkan oleh,
Jurnalis HKBP Ressort Slipi
Kamis, 2 Juli 2026
