Calon Ketua Umum Perkumpulan Alumni Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya (Perluni UAJ), Ivor Pasaribu, memaparkan visi dan misinya untuk memperkuat jejaring alumni. Dia menekankan pentingnya membangun platform kolaboratif agar alumni dari berbagai fakultas dapat terkoneksi secara berkesinambungan.
Ivor mengaku bahwa pencalonannya berangkat dari pengalaman pribadi yang banyak mendapat dukungan dari sesama mahasiswa, bahkan alumni UAJ. Menurutnya, alumni UAJ selama ini terbukti memberi pengaruh besar dalam perjalanan kariernya. Untuk itu dia mengangkat jargon “Kembali ke Akar, Atma Jaya yang Inklusif”.
“Semangat saling bantu tanpa pamrih ini harus saya lanjutkan. Saya ingin membagikannya ke para mahasiswa dan sesama alumni UAJ,” kata Ivor saat berkunjung ke Kantor Hukumonline, Selasa (9/9).
Dia menyoroti tantangan besar organisasi alumni adalah bagaimana menghubungkan generasi lama dengan generasi baru. Sehingga, butuh sebuah platform digital yang dapat menjadi pusat informasi, jejaring dan kolaborasi lintas profesi dari berbagai fakultas.
“Kita banyak profesi, ada dokter, pengacara, akuntan, direktur, dan lain-lain. Semua harus punya portal bersama, bukan berjalan sendiri-sendiri,” jelasnya.
Dengan mengusung visi “Berkiprah di jalan yang berbeda, namun dengan visi yang sama. Inklusif dalam merangkul dan kolaboratif dalam bergerak”. Alumni Fakultas Hukum (FH) UAJ ini menawarkan konsep hub profesi, yaitu sebuah kelompok berdasarkan bidang kerja yang akan memfasilitasi mentorship, networking, maupun kolaborasi. Selain itu, dirinya akan berupaya untuk menguatkan pembaruan dan manajemen data alumni yang terintegrasi.
“Data merupakan fondasi untuk membangun platform dan program yang tepat sasaran. 100 hari pertama saya akan fokus melakukan audit data alumni,” tegasnya.
Ivor pun akan terus menggiatkan kegiatan sosial yang telah menjadi program dari Perluni UAJ, khususnya lewat pemberian beasiswa. Namun, bantuan tersebut menurutnya perlu berorientasi pada perbaikan karier dan pola pikir agar lebih berkelanjutan.
Alumni FH UAJ, Yoppe Christiano Pakpahan menyebut bahwa visi Ivor penting guna menjawab tantangan yang ada di alumni lintas fakultas yang belum cukup terkoneksi.
“Perlunya menyambungkan dan menyapa alumni dari berbagai fakultas, bukan hanya hukum. Itu menjadi bagian dari misi Ivor,” ujar Yoppe.
Adapun misi yang dibawa oleh Ivor meliputi; Pertama, pilar strategis dengan menjadi stakeholder UAJ, terlibat aktif dalam setiap kebijakan, inisiatif, dan pengembangan almamater. Kedua, jejaring alumni lewat penguatan hubungan internal alumni melalui jejaring lintas fakultas, lintas generasi, dan lintas profesi, guna membangun solidaritas, kolaborasi, dan kekuatan kolektif.
Ketiga, citra almamater, menjadi duta dan wajah UAJ di masyarakat dan dunia profesional. Keempat, kolaborasi dan inovasi dengan mendorong kolaborasi dan inovasi lintas bidan untuk melahirkan kontribusi nyata bagi universitas, bangsa dan generasi berikutnya. Kelima, kontribusi sosial dengan menggerakkan alumni untuk peduli dan memberi dampak langsung kepada almamater masyarakat dan bangsa.
Pemilihan Ketua Umum Perluni UAJ periode 2025-2028 akan berlangsung pada Sabtu (13/9) pukul 09.00 – 16.00 WIB di Kampus I Semanggi, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya. Para calon akan menyampaikan visi-misi dihadapan anggota Perluni UAJ, disusul sesi-tanya jawab dan dilanjutkan pemilihan suara dengan sistem one man one vote.
